Pidato Yang Menggugah Semangat.

05/05/10 - Posted by Gilang Fathur at 20.29
Jadi, ini semua berawal dari ujian praktek b.indonesia di sekolah gw. Saat itu gurunya bu nurhayati, dan seminggu sebelumnya gw disuruh buat naskah pidato. Nah minggu selanjutnya baru pidato! Percaya ato nggak? Begini ceritanya…

Pagi-pagi anak-anak di-di kelas-kelas! Bacooot
Pagi-pagi dikisahkan sebuah mangga! Sinting
Fagi-fagi hiduflah seorang fangeran! Fak you
P4g1-p4g1 aDa AnaK YaNg nULisNya kaYa gIni! Lay..lay

Oke, ini seriuuuuuuuuus.

Pagi itu, kalo gak salah hari selasa ada pelajaran b.indonesia dan hari ini adalah hari dimana anak-anak di tes pidato. Gw liat mereka lagi komatkamit, sedangkan gw yang tipe orangnya kalem kaya dude herlino merasa tenang-tenang saja. Bagi gw pidato adalah hal yang cukup mudah, salah dikit tinggal improve. Sampai si dede ngomong “gil, gak latihan?” dan gw hanya jawab “okeh” dan lanjutin bengongnya di kelas.

Dan waktu itu datang, bu nurhayati sudah duduk manis. Asiknya belajar sam bu nurhayati adalah, (1) dia ramah dan agak judes. (2) materi selalu di praktekan kedalam bentuk cerita. (3) Dan seperti guru bahasa yang lainnya, misalkan guru bahasa inggris harus bisa berbahasa inggris. Bu nurhayati selaku guru b.indonesia, dia sangat jago dan pandai berbahasa Indonesia.

Tidak semua murid dipanggil, dan gw termasuk yang beruntung pada hari itu. Tapi, gw dapet yang hari kamis!!

Hari kamis tiba, dan gw belum cukup mencerna pidato. Pengen tau naskahnya? Kaya gini nih..

“Sambutan Ketua Osis
saat pembukaan Perpustakaan yang baru”


Assalamualaikum wr.wb . !,

Bismillahirahmanirrahim,
Wabihinasta’inu a’la ummuriddunya waddin. Wassolatu wassalamu a’la asrofil anmbiya i walmursalin. Wa’ala alihi wassohbihi ajma’in amma ba’du.

Yang terhormat, Bapak kepala sekolah, Para staff tata usaha, Para bapak dan ibu guru yang hadir di tempat ini. Saya mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara pembukaan Perpustakaan kita yang baru ini.

Pertama-tama mari kita ucapkan alhamdulillah atas puji dan syukur dari allah s.w.t, kita semua diberi kesehatan untuk hadir di tempat ini. Dan tidak lupa juga shalawat serta salam kita berikan kepada kepada Nabi Besar kita Muhammad saw. Mari kita buka acara ini dengan mengucapkan BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM..

Terbangunnya perpustakaan ini semoga bermanfaat bagi seluruh siswa dan masyarakat sekolah. Perpus juga digunakan sebagai sarana sekolah yang sangat membantu siswa dalam belajar. Tak hanya untuk itu, perpus juga bisa menjadi ajang tempat nongkrong bagi siswa yang ingin mendapat ilmu lebih banyak lagi. Dan juga perpus ini membantu untuk semua guru yang kekurangan buku saat mengajar, perpus ini menyediakan.

Penting bagi setiap sekolah untuk menjaga fasilitasnya, termasuk perpus. Jika tidak diurus perpus ini akan tidak nyaman. Dan juga tidak layak pakai. Biasanya, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya faktor usia. Faktor inilah yang menyebabkan semua bangunan menjadi tak terawat. Semakin tua usia sebuah bangunan, jika kita tidak merawatnya dengan baik itu akan tidak terawat. Tak hanya itu, ulah manusia dan tangan jahil juga jadi masalah yang serius. Orang yang iseng, biasanya suka merusak fasilitas yang ada. Salah satunya contoh adalah mencorat-coret. Para tangan jahil sepertinya merasa gatal jika tangan mereka belum melakukan sesuatu yang merugikan di suatu tempat.

Ada kerusakan, pasti ada cara untuk menghindarinya. Yaitu rumusnya adalah merawat+menjaga=terjaga. Dan juga, bagi yang melanggarharus diberi hukuman. Jika tidak, mereka tidak akan kapok. Hukuman bagi yang melanggar itu adalah suruh membereskan, membersihakan, dan menata perpustakaan menjadi baik lagi. Tak hanya di beri hukuman, harus juga diberi pengarahan agar dia sadar bahwa apa yang telah diperbuatnya adalah salah. Membentuk oraganisasi perpus juga penting, agar pepus selalu terjaga dan terawat.

Harapan kedepannya, perpus ini akan terus berguna bagi seluruh siswa dan masyarakat sekolah. Dan untuk para hadirin yang hadir di tempat ini, saya menghimbau agar memperlakukan perpus sebagai rumah kedua. Karena buku adalah gudang ilmu, dan rumahk istanaku.

Demikian, sambutan saya selaku sebagai ketua osis. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati anda. Terimakasih untuk hadirin yang sudah hadir di tempat ini, semoga selalu diberi kemuliaan oleh allah swt.

Akhril kalam. Wabillahitaufik walhidayah.
Wassalamualaikum wr wb


dan pada saat itu, naskah gw sama kaya punya si asep. Gw terus berpikir gimana caranya biar gw gak dikira plagiat ! gw mau pasang cerita, takutnya garing. Yasudah, gw ubah naskah itu 360o.

Nama gw dipanggil setelah si Diana. Gw berdoa biar lancar, waktu itu gw pesimis dapet nilai bagus. Tapi, show must go on.

Inilah pidato gw yang menggugah semangat:

Bismillah, assalamualaikum wr wb.

Terima kasih kepada Yth. Bapak kepala sekolah, staff tata usaha, para ibu guru dan teman-teman sekalian.

Saya berdiri disini selaku ketua osis, ingin menyampaikan tentang pembukaan perpustakaan yang baru ini. Perpustakaan sangat penting bagi sekolah, karena untuk sarana dan prasarana sekolah. Dan perpus juga adalah tempat yang dimana terdapat banyak buku *anak-anak ketawa* dan selain itu juga bila bapak/ibu guru membutuhkan buku, disini tempatnya.

Buku juga wajib dirawat, cara merawatnya adalah dengan cara menyimpan rapi dan tidak membakar, menyayur, dan lain lain.

Untuk perpus sendiri, kita sudah ada berbagai fasilitas yaitu AC ! nah, itu juga wajib dirawat. Ada juga yang tidak boleh dilakukan di perpus, yaitu: membuang sampah sembarangan, merakit bom, berzinah dan ada hal yang paling haram untuk dilakukan di perpus dan itu adalah PESUGIHAN!!!! *anak-anak tertawa puas, begitu pun bu nurhayati*

Sekian sambutan saya dan saya punya satu kata mutiara, jika dulu rumahku istanaku sekaran perpusku istanaku.

Wassalam.


Anak-anak meng-applause gw dengan baik, dan ini berlangsung sukses.

Bu nurhayati : “ini yang saya tunggu, menarik penonton dan menghibur. Gilang kalo ibu boleh tau, kamu mau meneruskan ke smk atau sma?”

Gilang : “sma bu, sma 4. doakan bu”

Bu Nurhayati : “insyallah kamu bisa lanjutin sampai s2 dan kembangkan potensimu di sma”

Gilang : “iya bu, makasih.”

Hari itu gw ngerasa bangga banget, jarang ada guru yang muji gw sampe gitu.
Bagaimana?